Sebut aja Kak Ucon

Sebut aja Kak Ucon

 Salam kemanusiaan…

Pagi yang cerah saat tiba sore hari memulai adaptasi dengan anak-anak di pengungsian di Palu. Kami sampai dijemput oleh Relawan Palu Bangkit. Menuju lokasi di Masjid Agung Darussalam. Ada Perkemahan khusus untuk anak-anak penyitas.

Disana telah berdiri kemah ceria yang di dirikan oleh dongeng ceria dan BNI hasanah titik. Kami melihat hal ini sangat penting di setiap kebencanaan. Terutama fokus pada pendampingan anak-anak. Sangat jarang yang mendampingi dan memberikan fasilitas zona anak. Mulai tidur,makan bersama,senam bersama,doa,tilawati bersama setiap ba’da magrib.

Mulai pagi yang cerah saya Kak Ucon. Mencoba mengajak mereka mengambar. Jadi Pak Tino sidin hehe…Oia Sambil di siapkan kertas dan pencil,serta pencil atau crayon warna mereka siap mengambar. Oia … “Mau gambar apa kita hari ini?” tanyaku… “Mau gambar puncak gunung” spontan jawaban dari salah satu anak. “Kenapa?” tanyaku balik… “Biar ga kena tsunami…”

Akhirnya semua mau mengambar yang mereka mau… pemandangan dan ketingian puncak gunung. Salah satu psikososial yang menyenangkan tidak memberatkan mereka. Di Kemah ceria kami dibantu para relawan sahabat Dongeng Ceria yang santun dan bekerjasama dalam mendampingi anak-anak.

“GePPuk Selalu Ada untuk Anak Indonesia”

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan Ebook Creative Slide Pembelajaran GraatisDownload
+ +