Roadshow Dongeng Amal

Roadshow dongeng amal untuk kemanusiaan sejak tahun 2015-2016 kami hadir di kota depok lalu merambat ke kota lainya seperti : Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Selatan. Itupun belum semua kami kunjungi. Saat itu benar-benar mengedukasi Stop Kekerasan pada Anak (SKPA).

Roadshow GePPuk

Pendongeng yang tergabung diGePPuk turun aksi untuk meningkatkan keberanian siswa dalam mengenal pelecehan seksual diluar sekolah maupun dilingkungan mereka berada. Apa yang disampaikan melalui teaterical, bernyanyi, dan bercerita dengan peran dan tokoh yang berbeda.

Roadshow dongeng amal ini sebagai wujud kepedulian Perkumpulan Pendongeng GePPuk yang ingin berbagi edukasi, dan motivasi kepada peserta didik sekaligus mereka berdonasi untuk kepedulian terhadap #Bencana yang ada di Indonesia.

GePPuk peduli Bencana

Sedangkan bencana itu sendiri bisa : Bencana Alam, Bencana Kerusakan yang terjadi oleh tangan manusia, Fisik, bullying. Maka para pendongeng geppuk mengambil ranah pendampingan anak terdampak pada penyitas diberbagai belahan bumi nusantara.

Roadshow Dongeng Amal

Hadir ke sekolah, lembaga Swasta, maupun instansi atau organisasi untuk sama-sama membantu penyitas yang terdampak bencana ; Banjir, longsor, gempa bumi, tsunami atau Fisik. Ditahun 2017 kami turun aksi untuk korban banjir di Jakarta dan Sekitarnya. Di Bima Saat banjir bandang. di NTB saat terjadi Gempa bumi yang dahsyat.

Dan awal tahun 2020 kami langsung koordinasi akan bencana banjir yang terjadi #Jabodetabek dan Lebak Banten. Dibawah komando #TanggapBencana Kak Jhani dan Sekjen GePPuk Kak Adi mengambil langkah yang tepat untuk terus berada dalam barisan Kemanusiaan.

20% Dari kesibukan para pekerja adalah sebagai RELAWAN. Maka pekerjaan yang sangat Mulia ada pada Jiwa manusia yang memiliki Fungsi Kerelawanan bisa menjadi 80% waktu terkuras untuk memikirkan Kemanusiaan.

Beruntunglah saat semua diposisi dan status pekerjaan yang berbeda namun masih memiliki kepedulian terhadap bangsa ini. Apalagi terhadap bencana yang terjadi hampir setiap tahun. Maka “Campakkan cemoohan,mulailah dengan Aksi Nyata.” Sekecil apapun yang telah kita, anda, mereka tuangkan untuk Bencana telah mengamalkan Sila Ketiga dari Pancasila : Persatuan Indonesia.

Lepas jubah, baju kebesaranmu mari kita bersatu untuk meringankan penyitas bencana alam bersama-sama. Karena sesuai pepatah mengatakan “Berat sama dijinjing ringan sama dipikul” Semua menjadi ringan bila saling bahu membahu.

#BanjirJabodetabek Mari kita Ulurkan Tangan Untuk Saudara KitaKLIK DONASI