Geppuk menuju lebak banten dua desa terisolasi

Geppuk menuju lebak banten dua desa terisolasi

Jum’at 3 Januari 2020 Relawan GePPuk saling berkoordinasi untuk aksi dan langkah apa yang akan dilakukan saat melihat berita. Video yang viral didaerah lebak banten sungai cijerang yang memiliki jembatan untuk menyebrangi desa cisomang sukmajaya Banten.

Akhirnya, korlap dipimpin kak Resha yang tinggal didepok. Mengambil langkah ini, sambil berpikir mobil atau kendaraan apa yang hendak dipakai jika melihat medan (situasi) penuh lumpur dan terjal. Dengan mengunakan media sosial bisa berharap pada pemilik kendaraan 4×4 dapat menjadi partner dalam kegiatan sosial ini.

Alhamdulillah disambut hangat oleh pemilik mobil yang akan menuju lebak banten yakni Om Miko. Beliau siap menemani dan menjelajah lokasi yang terdampak banjir. Obrolan singkat ternyata memang satu visi bergerak dalam kerelawanan bisa disebut Relawan Nusantara.

GePPuk Berkolaboraksi

Ternyata bergerak dalam dunia sosia begitu luas. Semua berperan dalam segala hal dengan tujuan yang sama. Walaupun berbeda bidang yang ditanganinya. Ada yang rescue, dapur umum,ada yang membangun rumah,ada yang bergerak psikososial dan pendampingan anak seperti GePPuk.

Dalam satu mobil kami saling menguatkan dan belajar berbagi peran dan strategi untuk lokasi yang berbeda. Karena lokasi yang memang membutuhkan stamina, kondisi fisik masing-masing relawan, dan mengikuti Team Pemkab Banten yang telah memberi ruang untuk kami datangi disana.

Ini adalah sungai cijerang yang memiliki jembatan untuk ke desa cisomang mereka terisolasi karena jembatan terputus untuk akses belanja kebutuhan dan lainya. Beberapa korban jiwa saat banjir bandang. Ada rumah dan desa yang juga terbawa oleh derasnya air sungai.

Team GePPuk : Kak Dwi, Kak Sidik, Kak Resha, Kak Miko, Kak Ray ada perasaan khawatir dan ketar ketir untuk bisa sampai ke desa cisomang lebak banten. Karena ada tujuan mulia yakni mengembirakan anak-anak didesa tersebut rasa takut, ragu, khawatir, berganti dengan semangat dan yakin. Kami membawa beberapa snack untuk anak dan titipan dari para donatur.

Desa yang terisolasi yang sempat viral harus menyebrangi sungai, hutan belantara ini benar nyata. Cuaca hari itu gerimis kecil yang tidak menyurutkan semangat kami untuk Anak indonesia yang hebat. Kurang lebih 1,5 Jam kami berada dilokasi. Banyak keluhan dari warga setempat baik ; sembako karena 2hari saja sudah habis dengan kondisi dingin, selimut karena pakaian merekapun hanya yang ada, alat tulis sekolah, dan lainya.

Ada Kak Ray artis FTV yang ikut dalam kloter pertama ingin berbagi kepada anak-anak terdampak banjir bandang dilebak banten. Kak Ray bermain sulap, dan membuat seluruh anak dan pengungsi senang. Wah.. kok bisa ya..?’ semua terpesona dengan bermain sulapnya.

Lokasi ini kurang lebih menambung 500 Jiwa dan dicampur dengan orang dewasa. Sangat penting ada pengungsi ramah anak agar tetap bisa bersekolah dilokasi tersebut. Ayo lembaga kemanusiaan kita berkolaboraksi bersama dengan peran masing-masing.

Saat aksi dari Kak Resha, Kak Sidik, Kak Dwi, Kak Ray, suasana dipengungisan bisa berubah dengan melihat keceriaan mereka. Mari kita berbagi donasi terbaik untuk #BanjirJabodetabek #LebakBantenSekitarnya.

Dengan menekan tombol donasi atau WA untuk informasi Rekening dan konfirmasi pada admin GePPuk. Sekali lagi terima kasih banyak atas segala kebaikan dan tangan mulia para donatur. Semoga semua dibalas oleh Allah SWT dengan balasan yang berlimpah. Aamiin.. Ya Rabbal alamin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#BanjirJabodetabek Mari kita Ulurkan Tangan Untuk Saudara KitaKLIK DONASI